Kita pernah saling menemukan, sampai pada akhirnya bertanding saling melepaskan.
Kita pernah saling memperjuangkan, sampai pada akhirnya saling merelakan.
Kita pernah saling mendekat, sampai pada akhirnya saling menjauhi.
Kita pernah saling memperdulikan, sampai pada akhirnya saling mengacuhkan.
Kau tau? sosokmu masih selalu terngiang indah dalam pikiranku, menari-nari dalam jiwaku, dan berkeliling disetiap sudut ruang hatiku. Kau membuatku seakan lupa, bagaimana cara memikirkan hal lainnya, yang aku tau saat ini hanyalah, kau dan bayanganmu. Ya bayanganmu yang masih jelas terkukir indah dalam hari-hariku, namun tak dapat menjadi penerang dalam gelapku.
Memutar waktu menilik rindu, termenung dalam sajak tentangmu. Melupakanmu?? tentu saja aku berbohong, kebohongan yang sudah aku rencanakan. Karena pada kenyataan yang sesungguhnya, aku masih terjebak dalam ruang nostalgiamu dan tentu saja kau tak tau akan hal ini. Dan bukan salahmu jika kau tak tau, karna memang ini mauku untuk merahasiakannya darimu.
Yang aku lakukan sekarang adalah mengamatimu dari jauh, merindukanmu dalam sepi, menjagamu dari belakang, dan mecintaimu dalam diamku. Biar tetes airmata ssaja yang tau betapa dalamnya rasaku padamu, betapa merindunya aku pada sosokmu. Sosok yang sempat ada dalam hatiku, dan sosok yang akan menjadi sejarah panjang dalam cerita hidupku.
Bella
Senin, 09 Maret 2015
Memorian
hehehe kita;'' iya kita.... kita dulu selalu bersama, disetiap waktu,disetiap kesempatan,disetiap hal,disetiap kau berada disampingku.
mungkin hal itu takkan terjadi kembali. Seiring dengan kepergianmu yang amat jauh dari disisi ku. Aku rindu akan setiap hal bersamamu,aku rindu dengan hal yang sering kita lakukan. Hal hal gila tetapi sangat menyenangkan. Hal hal yang membuatku tertawa kecil sendiri setelah mengingatnya.
Aku sangat rindu dengan sosok hadirmu disisi ku, aku ingin hal yang indah bersamamu terulang kembali..
Hal hal bodoh tetapi sangat menyenangkan dan sangat mengembirakan.
Masih ingatkah kamu? Dengan yang kita lakukan :'D kita bercanda bareng, kita berantem bareng, hahahaha *shitmengueflashback* . Disitu aku ngerasa seneng banget....Seneng....bangeetttt...serasa dunia ini milik berdua wkwkwkwkwk....
Dan setelah kamu membuat aku terbang tinggi, kemudian kamu buat aku jatuh dalam sekali kejap. Serasa hidup ku ini hancur. Hati ini hancur berkeping keping. Kamu meninggalkan aku dengan alasan yang nggak pasti. Kamu pergi dengan alasan yan mungkin bisa aku terima 'ingin fokus sama karir' . Ternyata kamu menjalin hubungan dengan temanku,bahkan sahabat ku sendiri. Mungkin sungguh malang nasibku ini .
Mungkin Tuhan menyadarkanku agar aku tidak bersamamu. Aku berharap kamu 'pergi untuk kembali' nyatanya kamu 'pergi dalam kesunyian'.
Ditelan sang waktu dan telah dihempas angin.
mungkin hal itu takkan terjadi kembali. Seiring dengan kepergianmu yang amat jauh dari disisi ku. Aku rindu akan setiap hal bersamamu,aku rindu dengan hal yang sering kita lakukan. Hal hal gila tetapi sangat menyenangkan. Hal hal yang membuatku tertawa kecil sendiri setelah mengingatnya.
Aku sangat rindu dengan sosok hadirmu disisi ku, aku ingin hal yang indah bersamamu terulang kembali..
Hal hal bodoh tetapi sangat menyenangkan dan sangat mengembirakan.
Masih ingatkah kamu? Dengan yang kita lakukan :'D kita bercanda bareng, kita berantem bareng, hahahaha *shitmengueflashback* . Disitu aku ngerasa seneng banget....Seneng....bangeetttt...serasa dunia ini milik berdua wkwkwkwkwk....
Dan setelah kamu membuat aku terbang tinggi, kemudian kamu buat aku jatuh dalam sekali kejap. Serasa hidup ku ini hancur. Hati ini hancur berkeping keping. Kamu meninggalkan aku dengan alasan yang nggak pasti. Kamu pergi dengan alasan yan mungkin bisa aku terima 'ingin fokus sama karir' . Ternyata kamu menjalin hubungan dengan temanku,bahkan sahabat ku sendiri. Mungkin sungguh malang nasibku ini .
Mungkin Tuhan menyadarkanku agar aku tidak bersamamu. Aku berharap kamu 'pergi untuk kembali' nyatanya kamu 'pergi dalam kesunyian'.
Ditelan sang waktu dan telah dihempas angin.
Minggu, 22 Februari 2015
Sahabat
Sahabat itu ibarat pelangi setelah hujan,selalu memberikan warna indah setelah kegelapan.Mungkin,tanpa sahabat itu rasanya seperti makanan yang kurang dengan bumbu" yang seharusnya ditambahkan.Sahabat itu ibarat pondasi yang siap menopang kita ketika kita mulai runtuh.Apa kalian yakin bisa hidup tanpa sahabat? Rasanya tak mungkin,jika kita hidup tanpa sahabat.Kalian kebayang gasih kalo hidup kalian tanpa sahabat dan pernah gasih kalian ngerasa cemburu bukan karna gebetan kalian ngedeketin cewek lain,atau pacar kalian jalan sama cewek lain,tapi disaat sahabat kita lebih memprioritaskan pacarnya dan sdikit demi sedikit mulai menimbulkan jarak diantara persahabatan kalian.Bagai dihujam oleh ribuan jarum.
Langganan:
Postingan (Atom)