Kita pernah saling menemukan, sampai pada akhirnya bertanding saling melepaskan.
Kita pernah saling memperjuangkan, sampai pada akhirnya saling merelakan.
Kita pernah saling mendekat, sampai pada akhirnya saling menjauhi.
Kita pernah saling memperdulikan, sampai pada akhirnya saling mengacuhkan.
Kau tau? sosokmu masih selalu terngiang indah dalam pikiranku, menari-nari dalam jiwaku, dan berkeliling disetiap sudut ruang hatiku. Kau membuatku seakan lupa, bagaimana cara memikirkan hal lainnya, yang aku tau saat ini hanyalah, kau dan bayanganmu. Ya bayanganmu yang masih jelas terkukir indah dalam hari-hariku, namun tak dapat menjadi penerang dalam gelapku.
Memutar waktu menilik rindu, termenung dalam sajak tentangmu. Melupakanmu?? tentu saja aku berbohong, kebohongan yang sudah aku rencanakan. Karena pada kenyataan yang sesungguhnya, aku masih terjebak dalam ruang nostalgiamu dan tentu saja kau tak tau akan hal ini. Dan bukan salahmu jika kau tak tau, karna memang ini mauku untuk merahasiakannya darimu.
Yang aku lakukan sekarang adalah mengamatimu dari jauh, merindukanmu dalam sepi, menjagamu dari belakang, dan mecintaimu dalam diamku. Biar tetes airmata ssaja yang tau betapa dalamnya rasaku padamu, betapa merindunya aku pada sosokmu. Sosok yang sempat ada dalam hatiku, dan sosok yang akan menjadi sejarah panjang dalam cerita hidupku.
:) "Jangan jadikan kegagalan kemarin sebagai penghambat hari ini"
BalasHapus